Data buku kumpulan puisi
Judul : Bantalku
Ombak Selimutku Angin
Penulis : D. Zawawi
Imron
Cetakan : II, September 2000
(Cet. I, 1996 oleh Ittaqa
Press)
Penerbit : Gama
Media, Yogyakarta.
Tebal : ix
+ 155 halaman (59 judul puisi)
ISBN :
979-9193-56-7
Lukisan
cover : D. Zawawi Imron
Penyunting
: Abdul Wachid B.S
Editor :
Suningcih S.Pd
Olah cover
: A. Sidarta
Tata letak
: Evi E. dan Giyanto
Bantalku
Ombak Selimutku Angin, terbagi atas empat kumpulan sajak dalam rentang 1963-1995,
meliputi: Semerbak Mayang (24 sajak),
Madura, Akulah Lautmu (11 sajak), Tembang Dusun Siwalan (17 sajak), dan Bantalku Ombak Selimutku Angin (7 sajak)
Beberapa pilihan puisi D.
Zawawi Imron dalam Semerbak Mayang
Ibu
kalau aku
merantau lalu datang musim kemarau
sumur-sumur
kering, daunan pun gugur bersama reranting
hanya mata
air airmatamu, ibu, yang tetap lancar mengalir
bila aku
merantau
sedap
kopyor susumu dan ronta kenakalanku
di hati ada
mayang siwalan memutikkan sari-sari kerinduan
lantaran
hutangku padamu tak kuasa kubayar
ibu adalah
gua pertapaanku
dan ibulah
yang meletakkan aku di sini
saat bunga
kembang menyemerbak bau sayang
ibu
menunjuk ke langit, kemudian ke bumi
aku
mengangguk meskipun kurang mengerti
bila
kasihmu ibarat samudera
sempit
lautan teduh
tempatku
mandi, mencuci lumut pada diri
tempatku
berlayar, menebar pukat dan melempar sauh
lokan-lokan,
mutiara dan kembang laut semua bagiku
kalau aku
ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan
namamu,
ibu, yang kan kusebut paling dahulu
lantaran
aku tahu
engkau ibu
dan aku anakmu
bila aku
berlayar lalu datang angin sakal
Tuhan yang
ibu tunjukkan telah kukenal
ibulah itu,
bidadari yang berselendang bianglala
sesekali
datang padaku
menyuruhku
menulis langit biru
dengan
sajakku
1966