Tampilkan postingan dengan label Ahmad Nurullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahmad Nurullah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2015

Ahmad Nurullah: SETELAH HARI KEENAM




Data buku kumpulan puisi

Judul : Setelah Hari Keenam
Penulis : Ahmad Nurullah
Cetakan : I, Agustus 2011
Penerbit : Cakra Books, Jakarta.
Tebal : x + 114 halaman; 13 x 19,5 cm (50 puisi)
ISBN : 978-979-3456-30-0
Prakata : Ahmad Nurullah
Tata letak : Imam Saptaji
Rencana Sampul : Sides Sudyarto DS
Lukisan : Albrecht Durer, Adam and Eve (1504)

Beberapa pilihan puisi Ahmad Nurullah dalam Setelah Hari Keenam

Tuhan Para Pelaut

Tuhanku adalah Tuhan para penjelajah:
mereka yang menampik ketenangan
sebagai hadiah –
Tuhan badai, gelombang, angin puyuh
Tuhan para pemberani, dan para penemu

Tuhannya orang-orang yang bertanya,
dan merayakan kegelisahan
sebagai sebuah pintu
untuk berangkat:
Tuhan para pelaut
Tuhan para penakluk

Tapi, Tuhanku juga Tuhan rembulan,
matahari, bintang-bintang, yang bersinar –
tanpa berisik. Tuhan yang tidak minta dicari,
tapi ditemukan. Di dalam sukmamu:
sehabis melepas jangkar,
dan membuang sauh.

Jakarta, 2005