Data buku kumpulan puisi
Judul
: Derap Sepatu Hujan
Penulis : Edy
Firmansyah
Cetakan
: I, Maret 2011
Penerbit
: Indie Book Corner, Yogyakarta.
Tebal
: viii + 106 halaman (80 puisi)
ISBN
: 978-602-98532-9-2
Penyunting
: Irwan Bajang
Penyelaras
aksara : Anindra Saraswati
Penata
letak : IBC Art Work
Perancang
sampul : Leo Baskoro
Derap
Sepatu Hujan terdiri dari 2 bagian,
yaitu Catatan Perjalanan I 2004-2009 (23 puisi) dan Catatan
Perjalanan II 2010 (57 puisi).
Beberapa pilihan puisi Edy Firmansyah dalam Derap Sepatu
Hujan
Ultimatum dari Kampung
Jangan terlalu tinggi menilai diri penyair!
apa arti selembar puisi
di punggung perempuanperempuan yang menggendong bakul ke
pasar?
di suara sumbang anakanak jalanan?
di kaki pemulung yang mengorekkorek sampah?
tak lebih berharga dari koran bekas
alas tidur ketika malam melintas
mereka yang melalui kelam hidup dengan berani adalah
puisi
puisi paling murni
yang bisa membuat langit terbakar
dan bumi tepar
tapi siapa peduli?
tak ada mereka itu dalam puisimu bukan?
meski tiap pagi lewat depan rumahmu
mencari makan. mencari makan
tak perlulah puisi sedu sedan itu
jika tak bisa menghargai yang hidup
membangkitkan yang mati
jangan terlalu tinggi menilai diri penyair!
mereka yang berani hidup adalah puisi
wajib dicatat meski tanpa selebrasi
September-Desember 2010
Puisi Abadi
setinggi apa pun puisi
terbang,
ia tetap menjejak bumi
karena puisi adalah tanah
tempat yang hidup berdiri
tempat tetirah yang mati
ulat dan belatunglah
ibu tiri yang mengajari
menyusu pada puting imaji
dan makan bangkai
penyair besar yang mati
dan bangkit lagi dalam
antologi
maka akulah puisi
dalam ramai dan sunyi diri
datang dari ziarah
orangorang mati
2006-2010
