Tampilkan postingan dengan label Pringadi Abdi Surya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pringadi Abdi Surya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2024

Pringadi Abdi Surya: SEJUMLAH PERTANYAAN TENTANG CINTA

 
 
Data Kumpulan Puisi
 
Judul buku: Sejumlah Pertanyaan Tentang Cinta
Penulis: Pringadi Abdi Surya
Penerbit: PT. Elec Media Komputindo, Jakarta.
Cetakan: I, 2019
Tebal: ii + 99 halaman (70 puisi)
Penata Letak: Kum@art
ISBN: 978-623-00-0382-0 (PDF)
 
Sepilihan puisi Pringadi Abdi Surya dalam Sejumlah Pertanyaan Tentang Cinta
 
Perpisahan
 
Segala hal tidak bisa bertahan sama
dalam waktu yang lama.
Biskuit dan roti, susu kaleng dan
mi instan juga punya masa
kedaluwarsa. Cinta juga
 
Tapi burung-burung yang biasa
menghilang dari pagi di Jakarta
hari itu masuk ke kamar,
lewat lubang angin di atas jendela
 
Sepasang burung gereja menusukku
dengan pandangannya
Sepasang burung gereja menyakitiku
dengan kesetiaannya
 
 
Cinta Pertama
 
Takdir kita ditulis, sejak kau angkat teleponku,
“Halo, kau adalah cinta pertamaku,
apa kau mau jadi cinta terakhirku?”
 
Tapi diam tak pernah menjadi bahasa terbaik
bagi kita untuk membincangkan
angan-angan yang cenderung rapuh
Sebuah pijakan lemah anak lelaki kurus saja akan mudah
mematahkannya dan waktu yang tak pernah bosan
menjadi peneman perjalanan akhirnya juga ikut menyerah
 
Tuhan kemudian membeli penghapus di toko seberang
Aku tahu toko itu tak punya uang kecil buat kembalian
dan memberi dua bungkus permen, rasa paling kecut.
 
Dua permen itu juga kutemukan
di depan pintu kamar, bersama
kata maaf dari Tuhan,
karena memberi kita kado perpisahan.