Tampilkan postingan dengan label Mawie Ananta Jonie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mawie Ananta Jonie. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Maret 2017

Mawie Ananta Jonie : CERITA UNTUK NANCY


Data buku kumpulan puisi

Judul : Cerita untuk Nancy
Penulis : Mawie Ananta Jonie
Cetakan : I, September 2008
Penerbit : Ultimus, Bandung.
Bekerjasama dengan Lembaga Sastra Pembebasan
Tebal : x + 118 halaman (105 puisi)
ISBN : 978-979-17174-8-9
Editor : Heri Latief, Bilven
Desain sampul : Ucok (TYP:O Graphics)
Prolog : Heri Latief

Beberapa pilihan puisi Mawie Ananta Jonie  dalam Cerita untuk Nancy

TELUK BAYUR

Dia pelabuhan yang membuka pintu hatinya bagi perantau,
datang dan pergi aku mendengar suaranya di lepas pulau.

Di sini aku lahir dan besar dimandikan asam garamnya,
juga masa perang dan damai kami tanggung bersama

Perang pernah menenggelamkan kapal dan tongkang,
tidak itu saja bom dan peluru merenggut nyawa banyak orang.

Depan pelabuhan Pulau Telok berjaga dan melindungi,
dari gelombang datang atau angin dan badai.

Teluk Bayur tempatku lahir,
tempatku menggali pantun dan akar syair.

Amsterdam, 21 Februari 2008


PANTAI PADANG

Kampung nelayan itu hanya tinggal bayangan saja,
beberapa perahu terdampar dan satu dua gubuk tua

Putih pasirnya ombak membentur batu karang,
di sini hatiku pernah luka dan luka itu tak hilang hilang.

Aku berdiri menyibak kuburan sedang digaruk ombak,
puluhan tahun yang lalu dari kenangan yang kubukak.

Di pinggir sana di bangku panjang bawah pohon aru,
kau dara yang pernah mengirim pandangan cinta padaku.

Kita tak sempat lagi berjabat tangan selamat jalan,
tapi pada langit dan camar salam pernah kukirimkan.

Amsterdam, 24 Februari 2006