Tampilkan postingan dengan label Zen Hae. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zen Hae. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2013

Zen Hae: PAUS MERAH JAMBU



 
Data buku kumpulan puisi

Judul : Paus Merah Jambu
Penulis  : Zen Hae
Cetakan : I, Mei 2007
Penerbit : Akar Indonesia, Yogyakarta
Tebal : x + 116 halaman (44 judul puisi)
ISBN : 979-998383-5
Supervisi : Joni Ariadinata
Penyelaras akhir : Raudal Tanjung Banua
Desain dan produksi : Nur Wahida Idris
Lukisan Cover : Abu Bakar, “Song of the Sea”

Beberapa pilihan puisi Zen Hae dalam Paus Merah Jambu

kail

di danau ini, paman khidir, betapa ngeri
tuhan-tuhan sebesar jagat
berjuntaian mengailku!

1994


mitologi keluarga kami
: frans nadjira

lihat, ibu mengunyah permen di beranda
merasa burung di gaunnya berkicau. ada angin
menerbangkan kebayanya ke lautan. kemudian ibu
memuja warna langit yang hitam, seperti warna api
yang melahap gladiol tua di vas bunga, negeriku
gumam ibu, hanya derit keranda di tepi jurang
: tahun-tahun berkejaran. langit meranggas

(adik melompati pagar. usianya memanjang
pada pilar-pilar jalan. seakan pohon pinus
tak pernah menyentuh langit. betapa nestapa!)

bapak tiba dengan lukisan. setiap hari
ada kuda terpanah, juga pohon-pohon menaburi
kamar dengan erangan panjang. mengapa tak lahir
sebait puisi sufi dari seutas tali penjerat leher
teriak bapak di sajadah, ketika senja mengguyur
jalan. rerumputan mencuri embun dari gelas

sedang aku melubangi matahari. menggenggam api
dari meteor yang dilempar senja. tapi aku ingin
mengapur langit. sebab malam akan memancung
bulan di samudera. menggantungnya di dahan

1993