Data buku kumpulan puisi
Judul : Dayak! Dayak! Di
manakah Kamu?
Penulis : Korrie Layun Rampan
Cetakan : I, November 2014
Penerbit : Yrama Widya,
Bandung
Tebal : vi + 210 halaman (101 puisi)
ISBN : 978-602-277-735-9
Ilustrasi cover : Ade
Mulyana & Dinni Tresnadewi
Lay out : Tito
Montase : Erna Rosmayanti
Kebanyakan dari puisi ini sesungguhnya
merupakan lirik-lirik slogan. Emosi, pikiran, tema, dan imaji-imaji yang
dominan muncul di dalamnya adalah nuansa ke-dayak-an. Saya menulisnya dalam
gelap karena mata saya tak bisa melihat sejak Agustus 2012 yang lalu. (Sepatah
Kata Penyair, hlm vi).
Beberapa pilihan puisi Korrie Layun Rampan dalam Dayak!
Dayak! Di manakah Kamu?
Tumbang Anoi 1894
Musim menuba
Hutan belantara
Kabut yang mengisahkan ngayau
Negeri Dayak zaman ke zaman
“Hentikan mengayau,” seru suara tua
Suara temenggung. “Headhunting itu bala!”
Lanjutnya. “Juga perbudakan,” katanya lagi
“Harus dihapuskan!”
Tumbang Anoi 1894
Waktunya hangat dalam purba
Sebanyak 223 masalah Dayak dihakimkan
Dan 152 persoalan dapat diselesaikan
Dalam tempo 18 hari saja
“Ramainya orang,” kata pendatang Kahayan
Melihat Kapuas, Barito
Hulu, dan Katingan
Menyemut di antara Malawi dan Sintang
“Orang-orang diundang Damang Batu
Semuanya berkomitmen mendirikan kebajikan!”
Perjanjian itu mencatatkan tujuannya!
“Tumbang Anoi! Tumbang Anoi!” seru suara kini
Bergema di telinga massa
Apakah inti nurani
Penjaga legenda memakluminya?
Inilah lambang
Inilah tambang intan permata
Inilah juang
Bersatu dalam napas Dayak tak alang kepalang!
Palangka Raya, 30/8/2013


