Jumat, 11 November 2011

LANGKAH


Data buku kumpulan puisi

Judul : Langkah
Penulis : Andi Amrullah
Cetakan : I, 2005
Penerbit : Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel
Tebal : xix + 155 halaman (91 judul puisi)
ISBN : 978-3381-00-0
Penyunting : Y.S. Agus Suseno
Ilustrasi Sampul : Aswin Noor
Penata letak : Maman S. Tawie

Beberapa pilihan puisi Andi Amrullah dalam Langkah

Di Frankfurt

mengelilingi kota
mata membelalak
di etalase
boneka hidup mengedipkan mata
di atas kepala kubaca namanya:
anita
di bawah kakinya sepotong harga
500 deusche mark

masihkan aku ada di sini
bersandar pada sepotong pribadi
ketika mengitari frankfurt yang perkasa
kutatap parasku di kaca jendela
masih kulihat kerut-kerut dahi Indonesia
masih kulihat sekulum senyum Indonesia
tetapi ketika kulihat jejakku
di sepanjang manheimer strasse

masih juga melintas tanda tanya yang menggoda
masihkah aku, aku adanya?

Frankfurt, 1979


Sabtu, 05 November 2011

MEDITASI RINDU


Data buku kumpulan puisi

Judul : Meditasi Rindu
Penulis : Micky Hidayat
Cetakan : I, Desember 2008
Penerbit : Tahura Media, Banjarmasin
Tebal : xvi + 200 halaman (108 judul puisi)
ISBN : 978-602-84140-0-5
Pengantar : Sepi, Luka, Cinta dan Meditasi Rindu Micky Hidayat (Agus R. Sarjono)


Beberapa pilihan puisi Micky Hidayat dalam Meditasi Rindu

Sajak Untukmu

bila kuseru-seru namamu dalam setiap rinduku
adalah rinduku yang mengharap kehadiranmu

bila kurindu-rindu dirimu dalam setiap sepiku
adalah kesepianku ingin selalu bersamamu

bila sepi jadi pisau menikam dan melukaiku
adalah ketidakberdayaanku di hadapanmu

bila lukaku meneteskan darah di batu
adalah kekerasan hatiku mencintaimu

bila ternyata kau tak mencintaiku
aku tetap menulis sajak-sajak untukmu

                                                               1980


Kamis, 03 November 2011

MALAM CINTA

-->

Data buku kumpulan puisi

Judul  : Malam Cinta
Penulis : Wayan Sunarta
Cetakan : I, Desember 2007
Penerbit : Bukupop, Jakarta
Tebal : viii + 104 halaman (85 judul puisi)
ISBN : 978-979-1012-22-5
Prolog : Puisi, Ular Kundalini dalam Diri (Wayan Sunarta)


Beberapa pilihan puisi Wayan “Jengki” Sunarta dalam Malam Cinta

Bali, Beri Kami Rumah

mereka bicara hal yang sia-sia
tak sadar malam mengepungnya
malam adalah hutan keramat
yang menyungkup jantung kita

sebongkah tengkorak purba
telah kau siapkan di depan altar tua
mari sempurnakan perjamuan
sebelum hutan, sawah dan kebun kita
jadi isi ensiklopedia dunia

“bali...bali...bali
beri kami rumah agar kami bisa kembali!”

pembawa warta letih
sejenak minum dari alas daun
kabar dari jauh
mengelupas selapis demi selapis
kulit dalam jiwa kita


Laron

tuhan, sampai kapan kau
meminjami aku sayap?

Selasa, 01 November 2011

LAGU CINTA PARA PENDOSA


Data buku kumpulan puisi


Judul : Lagu Cinta Para Pendosa
Penulis : Zaim Rofiqi
Cetakan : I, Mei 2009
Penerbit : Pustaka Alvabet, Jakarta
Tebal : xii + 116 halaman (46 judul puisi)
ISBN : 978-979-3064-77-2
Catatan pembaca : Tentang tanpa Batas: Sajak-sajak Zaim Rofiqi (Goenawan Mohamad)


Beberapa pilihan puisi Zaim Rofiqi dalam Lagu Cinta Para Pendosa

Kota

Bersandar pada senja gerah
cuaca tak bertuah

Di kota ini
udara menyusutkan diri
seperti racun
membuat mata rabun

barangkali tak perlu sepenuhnya terjaga
seperti ganja
hanya menunduk
dan pelan, pelan
masuk ke dalam ingatan

tapi di kota ini ingatan sebatas papan iklan
buram, berderet tak beraturan
kusam, dihantam bara siang
beku malam

dan yang ia lihat cuma cakrawala kosong
seperti mulut raksasa
perlahan mengisap
apa saja

dan di sudut itu
puing-puing
reruntuhan bangunan
seperti taring
kala

esok tak katakan apa-apa
tak menjanjikan apa-apa
dan barangkali, kini ia sudah tak percaya:

suatu hari ia akan jadi malaikat
yang terbang hikmat
yang melihat dan hanya melihat
dari pucuk-pucuk menara
tanpa bangga

Jakarta 2005