Tampilkan postingan dengan label Inggit Putria Marga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inggit Putria Marga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Agustus 2023

Inggit Putria Marga: EMPEDU TANAH

 
 
Data Kumpulan Puisi
 
Judul buku: Empedu Tanah
Penulis: Inggit Putria Marga
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan: I, Oktober 2020
(pernah diterbitkan Lampung Literatur, November 2019)
Tebal: 76 halaman (30 puisi)
Ilustrasi sampul: Bebe Wahyu
Desainer isi: Fitri Yuniar
ISBN: 978-602-06-4806-4 (PDF)
 
Sepilihan puisi Inggit Putria Marga dalam Empedu Tanah
 
GAGAL PANEN
 
ratusan kangkung membusuk dalam pot-pot
yang terbuat dari botol-botol air mineral
yang ia susun vertikal pada sebuah rak di pekarangan
batang tumbuhan itu runduk seperti tubuh manusia
bungkuk. daun-daun sekulai tangan tak bisa
merentang, tak mampu menerima sekaligus melepas
segala yang diberikan kehidupan: cahaya matahari atau
udara berpolusi, bulir-bulir pupuk daun atau percik ludah
mulut manyun. di larutan dalam pot botol berdinding lumut,
helai-helai akar menyerupai rambut tergerai dan terendam,
cacing-cacing merah muda berenang bagai melayang
bergerak bukan sebab ingin pergi atau hendak pulang
bergerak karena waktu dan ruang memberi peluang.
 
tak sekali ia tuai yang tak disemai
menanam pohon jambu, yang ia panen: daun benalu
menabur benih sawi, yang tumbuh: rumput teki
memupuk ladang pepaya, yang subur: ragam gulma
memelihara cita-cita, yang membesar: keluh kesah saja
biasanya, ia rayakan gagal panen
dengan pesta bakar ladang atau tebang pohon
namun, kali ini, sambil pegangi kepala yang memberat
seperti habis menyantap sop kambing, beralas tikar rumput
yang terhampar di pekarangan rumahnya, ia hanya duduk
ditemani beberapa bongkah tahi kucing. ujung pisau nasib sial
yang menikamnya kali ini, barangkali, tak terlalu runcing.
 
2019