Data buku
Judul : Laila dan Majnun
Penulis : Nizami Ganjavi
Versi Arab : Qays bin al Mulawah, Majnun Layla
Versi Inggris : Laili and Majnun: A Poem
Disadur bebas oleh : Sholeh Gisymar
Penerjemah Arab : Ust. Salim Bazmul
Penerjemah Inggris : Manda Milawati A.
Pewajah Cover : Salim
Pewajah isi : Narto A.
Cetakan : II, Februari 2008 (cet. I: 2007)
Penerbit : Babul Hikmah, Surakarta
Tebal : xvi + 180 halaman
ISBN : 978-979-16131-2-5
“Penuhi cawanmu dengan cinta yang tidak
pernah berubah. Penuhi ia dengan cinta abadi. Cinta yang dimurnikan dengan
penderitaan duniawi, sebab kelak akan mendapat berkah cahaya abadi.”
(Paragraf penutup Laila & Majnun)
Beberapa pilihan puisi (syair-syair) gubahan Nizami Ganjavi dalam buku Laila dan Majnun
Berlalu Masa
Berlalu masa, saat orang-orang meminta
pertolongan padaku
Dan sekarang, adakah seorang penolong yang
akan
mengabarkan rahasia jiwaku pada Layla?
Wahai Layla, Cinta telah membuatku lemah tak
berdaya
Seperti anak hilang, jauh dari keluarga dan tidak
memiliki harta
Cinta laksana air yang menetes menimpa
bebatuan
Waktu terus berlalu dan bebatuan itu akan
hancur,
berserak bagai pecahan kaca
Begitulah cinta yang engkau bawa padaku
Dan kini hatiku telah hancur binasa
Hingga orang-orang memanggilku si dungu yang
suka
merintih dan menangis
Mereka mengatakan aku telah tersesat
Duhai, mana mungkin cinta akan menyesatkan
Jiwa mereka sebenarnya kering, laksana
dedaunan
diterpa panas mentari
Bagiku cinta adalah keindahan yang membuatku
tak
bisa memejamkan mata
Remaja manakah yang dapat selamat dari api
cinta?
(Bab II, hlm. 10, situasi
ketika nyala api asmara dalam hati Qays mulai berkobar dan kebiasaannya kini
hanya melamun dan merangkai syair)
