Sabtu, 01 Maret 2014

TERIAKAN DIAM




Data buku kumpulan puisi

Judul : Teriakan Diam
Penulis : dr. IBG Dharma Putra
Cetakan : I, Januari 2011
Penerbit : Bali Kauh Publising, Bali.
Tebal : xvi + 72 halaman; 13,5 x 20 cm (44 judul puisi)
ISBN : 978-602-98344-1-3
Foto dan desain cover : Nanoq da Kansas (sekaligus penyunting)
Tata letak isi : I Gst. Kade Budi Astawa
Prolog : IBG Dharma Putra (Kredo Penyembuhan)
Epilog : Nanoq da Kansas (Cacat Psikologi yang Memanusiakan)

Beberapa pilihan puisi IBG Dharma Putra dalam Teriakan Diam

Hidup

Abiogenesis,
Air comberan penuh jentik
Kotor dan bau adalah sumber asal hidupku
Dan kita semua menjadi kumpulan manusia jerami

Nyatanya bukan dari sampah membusuk
Tabung lengkung berleher angsa
Buktikan sahih tentang hidup yang baru
Hidup nirmala terjaga suci
Seharusnya dijaga begitu

Katanya hidup bermula ledakan dasyat
Menyatunya empat unsur dasar
Oleh petir dan halilintar
Jadi amino yang masih sangat jauh
Berbatas protein, daging, badan dan jiwa

LANGIT KELABU





Data buku kumpulan puisi

Judul : Langit Kelabu
Penulis : Linus Suryadi AG
Cetakan : I, 1980
Penerbit : PN Balai Pustaka, Jakarta.
Tebal : 75 halaman (57 judul puisi)
BP No. 2801

Beberapa pilihan puisi Linus Suryadi AG dalam Langit Kelabu

Lambaian-lambaian Sunyi

lambaian-lambaian sunyi
langit kelabu abadi
senandung senandung duka

lambaian-lambaian sunyi
langit kelabu abadi
adalah kehidupan hari kini

1971

KATA HATI



Data buku kumpulan puisi

Judul : Kata Hati
Penulis : Rifa’i ‘Ali
Cetakan : II, 1975 (terbit pertama di Medan, 1941)
Penerbit : PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta.
Tebal : 48 halaman (34 judul puisi)
Seri : PJ. 254
Gambar jilid : Zaini
Dicetak oleh Firma Aries Lima, Jakarta

Beberapa pilihan puisi Rifa’i ‘Ali dalam Kata Hati

Surau Kami

Betul di jantung kesibukan dagang,
Di Java Street, Kuala Lumpur,
Di ujung delta Sungei Klang,
Berdiri mesjid permai teratur.

Ketiga kubatnya besar hitam,
Menara ramping bentukan India,
Di tengah pelataran kolam pualam,
Semuanya bersih putih mulia.

Rumput berkeliling dipangkas rendah,
Ditudungi berpuluh batang kelapa,
Walau panas menghawa timah,
Ini desa di tengah kota.

Awak letih tersandar ke tiang,
Angin datang bagai merayap,
Ditambah nyanyian Sungei Klang,
Timbullah kantuk, menguap-nguap.

Surau buruk di kampung kami,
Atap ijuk, papannya jarang;
Siapa lalu tak usah permisi
Tidur di situ malam dan siang.

MENGUAK NEGERI AIRMATA: NADI HANG TUAH


 

Data buku kumpulan puisi

Judul : Menguak Negeri Airmata: Nadi Hang Tuah
Penulis : Abdul Kadir Ibrahim (AKIB)
Cetakan (gabungan): I, Januari 2010
Penerbit : Akar Indonesia, Yogyakarta.
Tebal : xxvi + 275 hlm; (132 puisi)
ISBN : 978-979-99838-5-5
Supervisi, desain cover : Joni Ariadinata
Penyunting : Raudal Tanjung Banua
Produksi : Nur Wahida Idris
Desain ini : Raban Tiruni
Gambar cover : Deddy PAW, The King of Kings (2009).
Prolog : Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono
Epilog : Drs. Abdul Malik, M.Pd

Menguak Negeri Airmata: Nadi Hang Tuah adalah dua kumpulan puisi digabung satu, yaitu 66 menguak (terbit 1: Bengkel Teater Bersama, Pekanbaru, 1991; terbit 2: Unri Press, Pekanbaru, 2004; 66 puisi) dan negeri airmata (Unri Press, Pekanbaru, 2004; 66 puisi).

Beberapa pilihan puisi Abdul Kadir Ibrahim (AKIB) dalam 66 menguak

20

ingat,
ingatingat
mata ke pandang lebih dekat
mulut ke rasa lebih dekat
hidung ke bau lebih dekat
telinga ke dengar lebih dekat
kulit ke daging lebih dekat
daging ke tulang lebih dekat
urat ke darah lebih dekat
jantung ke napas lebih dekat
dekat!
rapat
allah

pemangkat, kalbar, 1990

ANGIN BURANGRANG





Data buku kumpulan puisi

Judul : angin burangrang
Penulis : Samsir Mohamad
Cetakan : I, April 2007
Penerbit : Ultimus, Bandung.
Tebal : xii + 148 hlm; 14 x 20 cm (82 judul puisi)
ISBN : 979-99560-7-2
Editor : Bilven
Gambar sampul : S. E. Dewantoro
Desain sampul : Ucok
Foto belakang : Fajar
Sketsa wajah : Panji
Kata penutup : Prof. Drs. Jakob Sumardjo

Beberapa pilihan puisi Samsir Mohamad dalam angin burangrang

sajak dua baris

walau surga menanti
tak seorang berniat pergi
     *
walau amat pahit di bumi
selagi bisa elakkan mati
     *
egaliter baru di bahasa
dalam kehidupan belum nyata

2006

KARENA BOLA MATAMU



Data buku kumpulan puisi

Judul : Karena Bola Matamu
Penulis : Syaiful Irba Tanpaka
Cetakan : I, Mei 2007
Penerbit : bukupop, Jakarta
Tebal : viii + 80 halaman; 13,5 x 20 cm (68 judul puisi)
ISBN : 978-979-1012-13-3

Beberapa pilihan puisi Syaiful Irba Tanpaka dalam Karena Bola Matamu

Penyair Cinta

aku penyair cinta. menulis kerinduan. 1000 tahun
tak sudah. menyeru-nyeru namamu. dari sepi malam
dari gemuruh siang. gelisah yang mengambang

aku mengembara. 1000 tahun
di negeri penuh bunga
dibasahi embun. digatali mimpi
menyaksikan gelombang
kasihku. kapan kita ketemu?

kalau aku bulan. kau purnamanya
kalau aku matahari. kau cahayanya
kalau aku lautan. kau ombaknya
kalau aku biola. kau iramanya
begitu hati menyala-nyala. padamu

aku penyair cinta. menulis puisi cinta. dari senyuman bibirmu
dari tatapan matamu. dari segala dirimu. asmara
membuatku mabuk dan menderita